Tampilkan postingan dengan label Academy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Academy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Mengenal Prinsip Dasar Asuransi Jiwa




    Sebuah Aset adalah segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. Sebuah aset dapat bersifat tangible (dapat dilihat) atau intangible (tidak dapat dilihat). Tangible aset adalah sesuatu yang dapat anda lihat seperti mobil, rumah, ternak, pabrik atau tanah. 
    Intangible aset adalah sesuatu yang tidak dapat anda lihat seperti misalnya bakat, kemampuan dan pengalaman seseorang. Dalam konteks ini hidup manusia adalah juga merupakan sebuah aset. Dan bisnis asuransi bertujuan untuk melindungi nilai ekonomis dari aset-aset tersebut. 
    Tetapi aset-aset ini mungkin dapat hancur atau tidak dapat digunakan lagi karena sebuah kecelakaan atau sebuah kejadian yang tidak disengaja. 
    Kecelakaan atau sebuah kejadian yang tidak disengaja ini disebut musibah. Kebakaran, banjir, gempa bumi, longsor, sakit, wabah penyakit, kematian, dll, merupakan contoh musibah. Kerusakan atau kehancuran yang mungkin dapat disebabkan oleh musibah-musibah tersebut adalah risiko yang dimiliki oleh aset. Risiko di sini berarti adanya kemungkinan atau ketidak pastian kerugian atau kehancuran yang dihadapi oleh aset tersebut. 
    Hidup manusia merupakan sebuah aset yang dapat mendatangkan pendapatan. Aset ini juga menghadapi risiko seperti kematian, sakit dan cacat yang diakibatkan oleh kecelakaan. Risiko seperti cacat dan kematian membuat seseorang tidak mampu memperoleh penghasilan. Hal ini mengakibatkan pihak-pihak yang bergantung kepadanya atau misalnya keluarga mengalami kesulitan. Asuransi Jiwa menyediakan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut. 
    Mekanisme Asuransi Jiwa 
    Di dunia yang penuh ketidakpastian ini, adakah cara lain untuk melindungi Anda dari risiko? Asuransi Jiwa mempunyai jawabannya. Sebenarnya mekanisme Asuransi Jiwa sangatlah sederhana. 
    Orang-orang yang menghadapi risiko yang sama, sepakat untuk mengumpulkan sejumlah dana atau premi untuk disimpan. Lalu, kapanpun di antara mereka, atau tanggungan mereka, atau keluarga misalnya mengalami risiko, maka mereka akan diberikan kompensasi dari dana simpanan tadi. 
    Polis Asuransi Jiwa 
    Asuransi Jiwa adalah sebuah perjanjian hukum antara perusahaan asuransi dengan pihak yang menggunakan asuransi. Perjanjian ini disebut kontrak asuransi jiwa. Dan bentuk fisik kontrak antara pihak penanggung (insurer) dan pihak tertanggung (insured) disebut polis asuransi jiwa. Melalui perjanjian ini pihak tertanggung atau pemegang polis membayar sejumlah dana secara berkala yang disebut premi, kepada pihak lain yang disebut pihak penanggung atau perusahaan asuransi jiwa. Sebaliknya pihak penanggung atau perusahaan asuransi jiwa setuju untuk membayarkan sejumlah dana atau menyediakan jasa apabila kejadian-kejadian yang dicover seperti kecelakaan, sakit atau kematian, muncul selama masa berlakunya polis. 
    Objek Asuransi Jiwa 
    Orang yang masih hidup dan sehat adalah objek polis asuransi jiwa yang disebut pihak tertanggung (insured). Untuk produk tertentu, pihak tertanggung sekaligus juga pihak penerima atau ahli waris (beneficiary). Untuk polis asuransi jiwa, pihak yang akan menerima pembayaran dari kematian pihak tertanggung (insured) adalah pihak penerima atau ahli waris (beneficiary). Biasanya pihak penerima atau ahli waris (beneficiary) ditentukan sendiri oleh pihak tertanggung (insured). 
    Asuransi Jiwa adalah sebuah perjanjian yang menjamin pembayaran sejumlah dana atas kematian pihak tertanggung (insured) kepada pihak penerima atau ahli waris (beneficiary) atau keadaan lain yang disebutkan di dalam kontrak perjanjian seperti cacat total. 
    Sekarang kita akan melihat bagaimana dengan memiliki asuransi jiwa seseorang dapat memindahkan risiko atau kehilangan pendapatan yang dialami keluarganya pada saat ia meninggal kepada perusahaan asuransi jiwa. 
    Sebagai contoh bapak Guntur. Ia merupakan tulang punggung keluarganya. Oleh karena itu, ia ingin membuat suatu perjanjian sehingga keluarganya tidak akan mengalami kesulitan saat ia meninggal nanti. Ia kemudian mendatangi sebuah perusahaan asuransi jiwa setempat dan melakukan perjanjian atau kontrak asuransi dengan mereka. Ia kemudian membayar sejumlah uang atau premi secara berkala kepada perusahaan asuransi jiwa atau pihak penanggung (insurer) dengan sebuah perjanjian atau kontrak asuransi apabila suatu hari ia meninggal dunia atau kejadian yang dicover atau ditanggung sebelum masa berlaku polisnya berakhir, contoh 20 tahun. Isterinya atau pihak penerima atau ahli waris akan diberikan dana kompensasi oleh perusahaan asuransi jiwa. 
    Catatan : 
    - Perlu diingat bahwa asuransi jiwa tidak dapat mencegah terjadinya sebuah kecelakaan atau kematian 
    - Memberikan kompensasi kerugian finansial yang dialami oleh pemilik aset atau mereka yang merupakan tanggungan dari aset tersebut. 
    - Sebuah asset adalah segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi 
    - Aset mungkin mengalami kerusakan atau menjadi tidak berfungsi karena kecelakaan atau kejadian yang tidak disengaja 
    - Kerusakan atau kehancuran yang mungkin dihadapi asset disebut risiko 
    - Kerusakan dapat dikontrol dengan mengasuransikan asset 
    - Hidup manusia merupakan asset yang paling berharga, risiko seperti cacat atau kematian akan menghilangkan pendapatan tulang punggung keluarga. Asuransi menyediakan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut.
    ~o~

Selasa, 12 Oktober 2010

Daftar Kata-Kata (Glosary) Asuransi Jiwa



Kategori  :  AcademyPrudential



DAFTAR KATA
ARTI
Asuransi Dasar
Jenis  pertanggungan yang merupakan pertanggungan dasar Polis

Asuransi Tambahan
Jenis pertanggungan yang ditambahkan kepada Asuransi Dasar untuk meningkatkan perlindungan dan/atau Manfaat Asuransi

Biaya Administrasi
Biaya yang dikenakan secara bulanan sehubungan dengan administrasi Polis.

Biaya Akuisisi
Biaya yang dikenakan sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan Polis yang meliputi biaya-biaya:
  • Pemeriksaan kesehatan
  • Pengadaan Polis dan pencetakan dokumen
  • Biaya lapangan
  • Biaya pos dan telekomunikasi
  • Remunerasi karyawan dan agen
Biaya Asuransi
Biaya yang dikenakan sehubungan dengan besarnya jenis pertanggungan asuransi yang dipilih dikenakan tiap bulan yang besarnya tergantung dari jenis kelamin, usia, manfaat yang diambil, besarnya Uang Pertanggungan dan jangka waktu pertanggungan/manfaat

Biaya Top-Up

Biaya sebesar 5% yang dikenakan pada setiap top-up Premi.

Cuti Premi
(Premium Holiday)
Fasilitas yang diberikan kepada Tertanggung/Pemegang Polis untuk mengajukan cuti premi yang artinya berhenti membayar Premi di mana pertanggungan tetap berlaku, dengan catatan Biaya Asuransi dan Biaya Administrasi tetap dibayar melalui pembatalan Unit yang ada sepanjang Nilai Tunai mencukupi dan minimum Polis sudah berjalan 2(dua) tahun

Dokter
Seseorang yang memiliki ijin praktek sebagai Dokter dari lembaga yang berwenang, dengan pembatasan bahwa yang bersangkutan tidak termasuk Tertanggung, Penerima Manfaat, agen Perusahaan Asuransi yang bersangkutan, atau orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga sedarah atau keluarga semenda dengan Pemegang Polis, Tertanggung atau Penerima Manfaat sampai dengan derajat ketiga.

Harga Unit
Satuan harga yang dihasilkan dari perhitungan Unit yang berubah dari waktu ke waktu.

Kartu Identitas Diri
KTP, Akte Lahir, Passport yang masih berlaku

Keterikatan Asuransi
 ( Insurable Interest)
Suatu keadaan apabila Tertanggung mengalami suatu musibah, orang atau badan yang menerima manfaat dan orang yang memiliki Polis akan mengalami dampak negatif dalam segi keuangan

Masa Leluasa Pembayaran Premi 
(Grace Period)
Masa leluasa (grace period) diberikan kepada Pemegang Polis selama 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal jatuh tempo pembayaran Premi.

Nilai Tunai
Nilai Tunai diperolah dari saldo Unit yang dihitung berdasarkan Harga Unit pada perhitungan berikutnya.

Panel Pemeriksaan Kesehatan
Pihak ketiga (Laboratorium, Rumah Sakit, Dokter Panggil) yang menjalin kerjasama dengan Perusahaan Asuransi bersangkutan dalam proses Pemeriksaan Kesehatan Tertanggung.

Pemegang Polis
Orang atau Badan yang mengadakan perjanjian pertanggungan dengan Perusahaan Asuransi  dan yang berhak mengajukan dan menerima pembayaran manfaat asuransi.
Kriteria Pemegang Polis :
  • Usia sebenarnya sudah genap 21 tahun atau lebih
  • Sehat secara fisik, moral dan mental
  • Mempunyai kepentingan Keterikatan Asuransi (Insurable Interest) terhadap Tertanggung
  • Melampirkan Kartu Identitas yang masih berlaku

Penanggung
Perusahaan Asuransi.

Penerima Manfaat
(Ahli Waris)
Orang atau badan yang ditunjuk oleh Pemegang Polis sebagai pihak yang berhak atas Manfaat Asuransi apabila Tertanggung meninggal,  dengan ketentuan bahwa orang atau badan tersebut mempunyai kepentingan terhadap Tertanggung atas pertanggungan yang bersangkutan (insurable interest) dan sepanjang tidak bertentangan dengan hokum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Permintaan Pemeriksaan Kesehatan 
(Medical Requirement)
Permintaan Pemeriksaan Kesehatan yang diminta sehubungan dengan besarnya Uang Pertanggungan yang diajukan dan/atau keadaan/kesehatan Tertanggung.


Pinjaman Premi Secara Otomatis 
(Automatic Premium 
Loan – APL)
Apabila Polis mempunyai Nilai Tunai yang besarnya cukup untuk membayar minimal 1x cicilan premi sesuai dengan cara pembayaran di Polis, maka secara otomatis Nilai Tunai akan dipinjamkan untuk membayar Premi dengan dikenakan bunga yang besarnya ditentukan kemudian. Pinjaman ini berlaku khusus untuk produk tradisional.

Polis
Dokumen yang dikeluarkan oleh Perusahaan Asuransi termasuk Ringkasan Polis, tabel-tabel, rumus-rumus perhitungan, Ketentuan Umum Polis, Ketentuan Khusus dan ketentuan lainnya (apabila diadakan) beserta segala tambahan/pengubahannya yang memuat syarat-syarat perjanjian pertanggungan.

Premi
Sejumlah uang yang dibayarkan oleh Pemegang Polis kepada Perusahaan Asuransi sehubungan dengan diadakannya Polis.

Premi Berkala
Bagian Premi yang besarnya sama pada setiap jatuh tempo pembayarannya yang merupakan jumlah minimum yang harus selalu dibayar untuk berlakunya Polis dan pertanggungan yang Pemegang Polis ikuti kecuali Pemegang Polis menggunakan fasilitas Premium Holiday atau apabila ditentukan lain berdasarkan Polis

Prudential Card
Sebuah hasil kerjasama antara PT Prudential Life Assurance dengan Bank Danamon berupa kartu kredit bagi nasabah PT Prudential Life Assurance. Persetujuan pengajuan Prudential Card sepenuhnya ditentukan oleh Bank Danamon. Selain didukung jaringan Visa International , Prudential Card juga memiliki beragam manfaat, antara lain autodebit pembayaran premi, perlindungan Credit Shield gratis, bebas biaya administrasi tahun pertama dan reward points yang dapat digunakan untuk membayar premi Polis Prudential.

Surat Pengajuan Asuransi 
Jiwa
(SPAJ)

Formulir yang digunakan untuk mengajukan pengajuan asuransi jiwa dalam mengadakan suatu perjanjian pertanggungan yang dibuat dan ditandatangani oleh Tertanggung dan Pemegang Polis di hadapan Perwakilan/Agen yang diakui oleh Perusahaan Asuransi

Tanggal Perhitungan
Perhitungan harga Unit dilakukan setiap hari kerja dan/atau waktu lain yang akan ditentukan kemudian.

Tertanggung
Orang yang atas dirinya diadakan pertanggungan dimana jenis pertanggungannya diuraikan dalam Ringkasan Polis. Apabila tertanggung meninggal, manfaat Polis akan dibayarkan  kepada Pemegang Polis.

Tertanggung Utama
Tertanggung pada Asuransi Dasar dan Asuransi Tambahan, apabila ada

Tertanggung Tambahan
Orang selain Tertanggung Utama yang merupakan Tertanggung pada Asuransi Tambahan.

Top –up Premi Berkala (PRUsaver)
Bagian dari Premi yang besarnya sama pada setiap tanggal jatuh tempo pembayarannya yang, setelah dikurangi dengan Biaya top-up, merupakan tambahan dana untuk diinvestaasikan. Apabila telah disepakati bahwa top-up Premi Berkala(PRU saver) harus dibayarkan, maka top-up Premi Berkala(PRU saver) harus selalu dibayarkan kecuali:
  1. Pemegang Polis dan Penanggung mengubah kesepakatan tersebut, atau
  2. Pemegang Polis menggunakan fasilitas Premium holiday sebagaimana dimaksud dalam butir 15.7(lihat catatan); atau
  3. Apabila ditentukan lain berdasarkan Polis
CATATAN: 15.7 Fasilitas Premium Holiday pada Ketentuan Umum Polis
Sejak Ulang Tahun Polis ke-2, Anda dapat berhenti membayar Premi Berkala dan top-up Premi Berkala(PRU saver) (apabila telah disepakati top-up Premi Berkala(PRU saver) harus dibayarkan) dan pertanggungan tetap berlaku, asalkan Biaya Asuransi dan Biaya Administrasi tetap dibayar melalui pembayaran Unit yang Anda miliki sepanjang Nilai Tunai mencukupi serta dengan selalu mengindahkan butir 11.2.1

Top Up Premi Tunggal
Bagian dari Premi yang besarnya dapat berubah-ubah dan dapat dibayarkan setiap saat sesuai keinginan Pemegang Polis sepanjang jumlahnya  atau jumlah keseluruhannya untuk jangka waktu tertentu berada di dalam rentang yang telah disetujui oleh Pemegang Polis dan PT. Prudential Life Assurance yang,  setelah dikurangi dengan Biaya top-up, merupakan tambahan dana untuk dinvestasikan

Uang Pertanggungan
Sejumlah uang yang dibayarkan oleh Perusahaan Asuransi dengan ketentuan dan syarat-syarat dalam Polis.

Underwriting
Proses seleksi risiko untuk menetapkan penerimaan asuransi jiwa Calon Tertanggung

Usia
Usia Tertanggung/Pemegang Polis ditentukan berdasarkan ulang tahun berikutnya (usia selanjutnya) kecuali dikatakan lain.