Dalam investasi, ada satu prinsip yang tidak bisa dihindari dan berlaku universal di seluruh dunia.
⚖️ High Risk, High Return
Semakin besar potensi keuntungan yang kamu incar,
semakin besar pula risiko yang harus kamu tanggung.
| Instrumen | Tingkat Risiko | Potensi Return | Est. p.a. |
|---|---|---|---|
| 💵 Tabungan | 2–3% | ||
| 🏦 Deposito | 4–6% | ||
| 📃 Reksa Dana Pasar Uang | 5–7% | ||
| 📄 Obligasi / SBN | 7–10% | ||
| 📈 Reksa Dana Saham | 10–20% | ||
| 📉 Saham Langsung | >20%* |
Main aman = return kecil
Tabungan dan deposito nyaris tanpa risiko, tapi hasilnya sering kalah dari inflasi. Uangmu aman tapi daya belinya bisa tergerus.
Kejar return besar = siap rugi besar
Saham bisa beri return 20%+ setahun — tapi juga bisa turun 30–50% dalam kondisi tertentu. Dua-duanya nyata.
Tidak ada instrumen yang return tinggi sekaligus risiko rendah. Kalau ada yang menawarkan itu, kemungkinan besar itu penipuan. Pahami tradeoff-nya, lalu pilih sesuai kemampuan dan tujuanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar